>head>

Kabid Pemasaran dan Pejabat Fungsional Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyelenggara Kegiatan (Events)

Mataram, Sekilasinfontb.com.- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pariwisata Provinsi NTB menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Penyelenggara Kegiatan (Events). Bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf RI), Giat tersebut diikuti oleh 50 ASN se-NTB bidang Pariwisata bertempat di Royal Regantris, Gili Trawangan dari tanggal 22-24 September 2022.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bima ikut berpartisipasi dengan mengirimkan tiga orang perwakilan dari bidang Pemasaran, yaitu Kepala Bidang Pemasaran, Rahmatullah, S.H, Pejabat Fungsional Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Muhdar, A.Md dan Bambang Irwanto, S.Sos.

Rizki Handayani, selaku Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf RI membuka acara ini dengan menyampaikan bahwa saat ini Kemenparekraf RI memiliki misi utama yakni menjadikan Indonesia sebagai destinasi event kelas dunia.

Untuk mencapai misi tersebut diperlukan strategi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event di daerah, SDM yang kompeten, kreatif, dan profesional dalam penyelenggaraan event.

“Salah satu faktor keberhasilannya adalah tersedianya ASN daerah yang memiliki peran penting sebagi pembuat regulasi, pembina, pendamping, pengawas, dan bahkan penyelenggara dari event tersebut.” jelasnya.

Rizki Handayani berharap bahwa penyelenggaraan event di daerah yang berkualitas dapat menarik kunjungan wisatawan manca Negara dan nusantara yang pada akhirnya mendukung percepatan pemulihan pariwisata Indonesia.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata NTB yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemasaran, Izzudin Mahili, dalam pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tercetus karena saat ini NTB menjadi tuan rumah penyelenggaraan event-event nasional dan internasional.

“Oleh karena itu, kami harapkan seluruh peserta dapat mengikuti bimtek dengan baik hingga 3 hari kedepan. Sehingga nantinya ilmu yang didapatkan dari seluruh narasumber bisa diimplementasikan di daerah masing-masing untuk mewujudkan percepatan pemulihan pariwisata di Indonesia,” tutupnya. (Man).

>head>
0 0 votes
Beri Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
.