>head>

Galian C di Sambinae Ilegal, CV Karya Suksess Mandiri Beberkan Izin

Kota Bima, sekilasinfontb.com.- Aktivitas penambangan galian golongan C di pegunungan Kelurahan Sambinae Kota Bima diduga ilegal, tidak ingin dikaitkan terlibat dalam kegiatan eksplorasi tanpa izin tersebut. Pihak CV Karya Suksess Mandiri beberkan izin.

Direktur CV Karya Suksess Mandiri, Ikmal menyampaikan, sejak bulan Januari 2023, CV Karya Suksess Mandiri tidak melakukan kegiatan pertambangan galian golongan C di Sambinae Kota Bima.

“Kami hentikan kegiatan penggalian sejak awal tahun 2023, sebab, kami dalam proses perpanjang izin,” kata dia dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya, selasa (5/12).

Lanjut dia, CV Karya Suksess Mandiri telah mengantongi izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI Direktkrat Jenderal Mineral dan Batubara. Nomor : 976/MB.03/DJB/WIUP/2022. Perihal : Persetujuan Pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Batuan Komoditas Tanah Urug kepada CV Karya Suksess Mandiri.

“Izinnya yaitu Golongan Batuan, Komoditas Tanah Urug dengan Luas : 1,53 Hektare Lokasi di Kelurahan Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ujar dia.

Menyampaikan, sampai saat ini CV yang dipimpinnya belum melakukan pengalian kembali, karena masih menunggu dokumen secara resmi dan final.

“Kami sudah boleh melakukan operasi kembali galian C ini, hanya saja belum bisa menjualnya secara bebas sebelum finalnya dokumen perizinan,” kata dia.

Dia juga mengaku tidak pernah memberikan CV miliknya kepada orang lain untuk dipergunakan sebagaimana izin dimaksud.

“saya punya izin lengkap soal galian C di Sambinae, dan saya tidak pernah memberikan pada siapapun,” ujar dia.

Terkait galian c yang beroperasi berstatus ilegal, dia menegaskan tidak tau menau soal itu, yang pasti pihaknya mengantongi izin lengkap sesuai dengan nomenklatur yang baru.

Dia juga menyampaikan bahwa izin CV Karya Suksess Mandiri tidak melakukan kerjasama kepada pihak manapun dalam kegiatan galian ini.

“Kami menyadari bahwa izin kami belum 100% final masih ada satu langkah yaitu revisi laporan eksplorasi yang masih menunggu konfirmasi revisi dari dinas terkait,” tegas dia.

Dia menegaskan, izin ini boleh dilakukan penggalian tapi belum bisa diperjual belikan secara masal, karena masih menunggu IUP Eperasi Produksi (1 langkah ini) dalam waktu dekat akan terbit.

Sementara Kepala DLH Kota Bima Syarif Rustaman mengatakan, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup bersama Lurah SambinaE sudah 2 kali turun untuk meninjau lokasi galian tersebut.

“Sudah turun juga kemarin, menindaklanjuti laporan dan protes warga,” katanya baru-baru ini.

Diakui Syarif, karena oknum penambang Galian C tersebut belum berizin, maka diarahkan untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan itu.

“Secara tertulis DLH juga sudah mengoordinasikan ke OPD Provinsi NTB untuk diatensi sesuai kewenangan perizinan,” ujarnya.

Kami juga sudah bersurat ke Satu Pol PP untuk dilakukan penindakan, pungkas dia, (red).

>head>
0 0 votes
Beri Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
.