>head>

Hak Warga Negara Dihalang-halangi Petugas KPPS, Pemilu Serentak di TPS 3 Kelurahan Panggi Mpunda Kota Bima Diminta PSU

Kota Bima, sekilasinfontb.com.- Pemilih atas nama Ridho Farizki Ramadhan, Kelurahan Panggi Kacamatan Mpunda Kota Bima. tidak diperbolehkan oleh petugas PPS di TPS 3 untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu serantak tahun 2024, rabu (14/2), meski, namanya sudah terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta dibuktikan dengan adanya surat panggilan atau C6.

Karena anaknya tidak diperbolehkan memberikan hak suara oleh petugas KKPS setempat, Irfan H. M Noor, S. Sos, sebagai orang tua merasa keberatan, karena hak pilih anaknya dibatasi oleh petugas KKPS yang dipimpin oleh Syahruman.

Irfan menanyakan aturan dalam pelaksanaan tata cara bagi setiap warga masyarakat dalam memberikan hak untuk memilih dalam Pemilu serentak tahum 2024, sebagai warga Negara merasa sangat buta dengan aturan terkait siapa saja yang berhak untuk memberikan hak untuk memilih.

Dirinya mengaku menemukan suata kejanggalan dan upaya menghalang-halangi untuk menggunakan haknya yang telah di berikan oleh Negara dan konstitusi melalui KPU. Salah satu warga atas nama RIdho Farizki Ramadhan tidak di perbolehkan oleh petugas PPS di TPS 3 Kelurahan Panggi Kacamatan Mpunda Kota bima untuk memberikan hak suaranya pada Pemilu serantak tahun 2024.

“Sudah jelas-jelas anak saya sudah terdaftar di DPT dengan bukti adanya surat panggilan atau C6, hanya karena tidak menyertainya dengan KTP, mengapa malah tidak diperbolehkan memberika hak suara,” ujar dia.

Dia menanyakan, apakah setiap pemilih harus menggukan KTP walaupun sudah terdaftar di DPT dan sudah mendapat surat panggilan C6.

“Saya selaku orang tua dari Ridho farizki Ramadhan merasa keberatan dan tidak terima atas perlakuan petugas PPS di TPS 3, karena merasa sangat dirugikan dan di halang-halangi untuk menggunakan haknya dalam Pemilu serentak 2024,” ujar dia.

Sebagai orang tua yang ingin anaknya agar mendapatkan perlakukan yang sama dengan pemilih lain, meminta anaknya agar tetap bisa memberikan hak memilih pada Pemilu serentak tahun 2024 dan saya minta untuk di lakukan PSU. harap dia. (red).

>head>
5 1 vote
Beri Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
.